<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Program Studi Akuntansi</title>
<link href="https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/109" rel="alternate"/>
<subtitle>Koleksi Skripsi Mahasiswa Program Studi Akuntansi Strata Satu (S1)</subtitle>
<id>https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/109</id>
<updated>2026-10-26T19:05:53Z</updated>
<dc:date>2026-10-26T19:05:53Z</dc:date>
<entry>
<title>Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi Pengajian Berbasis Visual Basic Application (VBA) Excel pada Mi Darul Ulum II Muncar</title>
<link href="https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/959" rel="alternate"/>
<author>
<name>Danial Islami, Muhammad</name>
</author>
<id>https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/959</id>
<updated>2026-09-19T14:18:35Z</updated>
<published>2025-09-02T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi Pengajian Berbasis Visual Basic Application (VBA) Excel pada Mi Darul Ulum II Muncar
Danial Islami, Muhammad
Penerapan sistem informasi akuntansi penggajian pada lembaga pendidikan sangat penting dilakukan, karena dengan adanya sebuah sistem proses penyampaian informasi dapat berjalan dengan baik. Pada lembaga pendidikan seperti madrasah sistem informasi akuntansi penggajian harus diterapkan pada sistem administrasi pengelolaan keuangan. Penerapan sistem informasi akuntansi harus didukung dengan sebuah sistem aplikasi yang mendukung untuk jalannya sebuah proses administrasi, sehingga dapat berjalan secara efektif dan efisien. MI Darul Ulum Muncar merupakan lembaga pendidikan yang berkembang di daerah Banyuwangi. Lembaga tersebut masih belum ada sistem informasi akuntansi sehingga dalam pengelolaan penggajian masih secara manual. kelemahan pada sistem manual yaitu proses pengerjaan yang membutuhkan waktu yang cukup lama, membutuhkan banyak tenaga atau tahapan, juga memungkinkan kesalahan pendataan gaji dan karyawan yang mengakibatkan keterlambatan dalam pemberian gaji pada karyawan. Tujuan dari penelitian yaitu dapat membantu MI Darul Ulum II Muncar untuk mempermudah proses pengelolaan penggajian serta menerapkan sistem informasi akuntansi penggajian berbasis Visual Basic For Applicaton (VBA) Excel. Sistem informasi ini dibuat dengan Visual Basic For Application dengan Microsoft Excel sebagai database. Perancangan ini menggunakan metode SDLC (System Development Life Cycle) dengan model waterfall, sedangkan metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, untuk memperoleh data menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi pustaka. Fitur yang akan di rancang antara lain pengelolaan data pegawai, pengelolaan data penggajian, dan Cetak Kuitansi.
</summary>
<dc:date>2025-09-02T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Implementasi Laporan Keuangan Berdasarkan SAK EMKM pada UMKM di Banyuwangi (Studi Kasus pada Usaha Jahit Desa Bulusari Kalipuro Banyuwangi)</title>
<link href="https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/934" rel="alternate"/>
<author>
<name>Puspita sari, Titin</name>
</author>
<id>https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/934</id>
<updated>2026-09-02T08:47:29Z</updated>
<published>2025-08-30T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Implementasi Laporan Keuangan Berdasarkan SAK EMKM pada UMKM di Banyuwangi (Studi Kasus pada Usaha Jahit Desa Bulusari Kalipuro Banyuwangi)
Puspita sari, Titin
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi penyusunan laporan keuangan pada usaha jahit skala mikro dan kecil berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Usaha jahit merupakan salah satu jenis usaha mikro yang umumnya belum menerapkan pencatatan dan pelaporan keuangan secara sistematis sesuai standar akuntansi yang berlaku. Melalui pendekatan studi kasus pada beberapa pelaku usaha jahit, penelitian ini mengidentifikasi sejauh mana pemilik usaha memahami dan mampu menyusun laporan keuangan sesuai dengan SAK EMKM, yang meliputi laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, dan catatan atas laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAK EMKM dapat membantu pelaku usaha dalam menyajikan informasi keuangan yang lebih transparan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta meningkatkan akses terhadap pembiayaan formal. Namun, ditemukan pula kendala dalam implementasi, seperti rendahnya literasi akuntansi dan minimnya pendampingan dari pihak terkait. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi dan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya laporan keuangan berbasis SAK EMKM.
</summary>
<dc:date>2025-08-30T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Harga Pokok Produksi Air Minum dalam Kemasan dalam Menentukan Harga Jual (Studi Kasus CV. 916 Semoga Berkah Kangean)</title>
<link href="https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/933" rel="alternate"/>
<author>
<name>Mujahidah, Iffa Saadatul</name>
</author>
<id>https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/933</id>
<updated>2026-09-02T08:47:25Z</updated>
<published>2025-08-31T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Harga Pokok Produksi Air Minum dalam Kemasan dalam Menentukan Harga Jual (Studi Kasus CV. 916 Semoga Berkah Kangean)
Mujahidah, Iffa Saadatul
CV. 916 Semoga Berkah usaha yang bergerak di bidang produksi air minum dalam kemasan yang beralamat di Jl. Sambakati Arjasa Kangean merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang banyak diminati oleh masyarakat sekitar terutamah oleh masyarakat di desa sambakati Kec. Arjasa itu sendiri, karna prasti dan mudah untuk di konsumsi oleh kalangan atas, menangah dan bawah. CV. 916 Semoga Berkah ada karena banyak yang membutuhkan air minum dala kemasan yang mengharuskan mengimpor keluar pulau yang banyak kerusakan dan menyebabkan kerugian bagi pedagang UMKM. Dalam menghitung harga pokok, CV. 916 Semoga Berkah masih menghitung dengan cara sederhana yaitu biaya apa saja yang di keluarkan. Namun dalam observasi yang dilakukan peneliti, CV. 916 dalam melakukan perhitungan harga pokok poduksinya belum menggunakan konsep biaya dengan benar dan untuk penentuan harga jualnya CV. 916 melihat berdasarkan harga pesaing di pasaran, lalu menyesuaikan dengan harga produknya. Padahal sebelum memutuskan untuk harga suatu produk harus melalui perhitungan yang tepat.Peneliti ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan sumber data yang digunakan adalah primer dan sumber skunder. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Dalam pengecekan data peneliti menggunakan trianggulasi teknik, untuk mendapatkan sumber data menggunakan trianngulasi sumber. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa penentuan harga pokok produksi CV. 916 Semoga Berkah sudah sesuai dengan akuntansi biaya yang menghitungkan 3 komponen, biaya bahan baku 220 ml Rp 10.718 sedangkan 600 ml Rp 26.990, biaya tenaga Kerja 220 ml 911 sedangkan 600 ml 1.510 biaya overhead pabrik 220 ml 890 sedangkan 600 ml 890, harga pokok produksi per kartonnya 220 ml 12.519sedangkan 600 ml 29.390. Untuk menentukan harga jual CV. 916 Semoga Berkah menambahkan 17% sebagai keuntungan dari total biaya yang dikeluarkan seperti biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead pabrik, harga jualnya 220 ml Rp 14.647,23 sedangkan 600 ml Rp 34.386,3. dan membulatkan harga jualnya dari masingmasing produk 220 ml Rp 15.000 sedangkan 600 ml 35.000.
</summary>
<dc:date>2025-08-31T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis Biaya Produksi dalam Menentukan Harga Jual Tusuk Sate pada Usaha Bapak Saidi</title>
<link href="https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/932" rel="alternate"/>
<author>
<name>Islamiyati, Istri Endah</name>
</author>
<id>https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/932</id>
<updated>2026-09-02T08:47:22Z</updated>
<published>2025-08-30T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Biaya Produksi dalam Menentukan Harga Jual Tusuk Sate pada Usaha Bapak Saidi
Islamiyati, Istri Endah
Usaha Tusuk Sate merupakan salah satu mata pencarian yang mayoritas di Desa Curahlele. Sebagian besar permasalahannya yang dialami oleh pemilik Usaha Tusuk Sate tidak memahami perhitungan Biaya Produksi dan Harga Jual dengan baik karena masih menggunakan cara sesuai keinginannya sendiri. Tujuan penelitian ini adalah pengusaha tusuk sate mengetahui penentuan Biaya Produksi dengan menggunakan teori akuntansi dan juga mengetahui penentuan Harga Jual tusuk sate di Desa Curahlele Kec Baung Kab Jember. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan sumber data yang digunakan adalah sumber primer dan sumber sekunder. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam pengecekan data peneliti menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa terdapat selisih hasil perhitungan Biaya Produksi yang dilakukan oleh Pengusaha Tusuk Sate dengan peneliti. Biaya Produksi yang di dapatkan oleh Pengusaha Tusuk sate sebesar Rp 8.900 yang dibulatkan menjadi Rp 9.000, sedangkan yang didapatkan oleh peneliti Rp 7.000. Dan Harga Jual yang ditentukan oleh usaha Tusuk Sate sebesar Rp 15.000/bungkus, sedangkan yang didapatkan peneliti sebesar Rp 13.350/bungkus. Laba yang di dapatkan usaha Tusuk Sate sebesar Rp 6.100/bungkus, dan yang didapatkan peneliti sebesar Rp 4.450/bungkus.
</summary>
<dc:date>2025-08-30T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
