<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/120">
<title>Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/120</link>
<description>Koleksi Skripsi Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Strata Satu (S1)</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/406"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/405"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/404"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/403"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-30T19:51:56Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/406">
<title>Instagram Sebagai Media Dakwah (Studi pada Akun @Maalysitubondo)</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/406</link>
<description>Instagram Sebagai Media Dakwah (Studi pada Akun @Maalysitubondo)
Tang, Bunga
Dunia kini mengalami kemajuan pesat dalam berbagai aspek, termasuk fasilitas dan infrastruktur. Indonesia pun merasakan dampak perkembangan ini, salah satunya dengan semakin canggihnya teknologi komunikasi yang sangat mempermudah segala urusan masyarakat. Instagram, yang mudah diakses kapan saja melalui ponsel, telah menjadi media favorit banyak orang dari berbagai latar belakang. Media dakwah adalah peralatan yang digunakan untuk menyampaikan materi dakwah kepada penerima dakwah. Instagram adalah sebuah aplikasi berbagi foto dan video yang memungkinkan pengguna mengambil foto, mengambil video, menerapkan filter digital, dan membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial, termasuk milik instgram sendiri dalam bentuk feed dan story. Melalui postingan gambar dan video yang berisikan pesan keagamaan pada akun @maalysitubondo.Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian case study research (study kasus) dan bersifat deskriptif. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Etnografi Virtual. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa postingan pada tanggal 25 Februari 2025 sampai dengan 05 April 2025. Bentuk dakwah pada akun Instagram @maalysitubondo berupa Gambar, video, reel, kutipan, dan quotes serta Materi dakwah yang terdapat pada akun Instagram @maalysitubondo terdapat 6 gambar dan 6 video yang semuanya berisi tentang ilmu keagamaan dengan tema dakwah yang dikategorikan dalam 2 yaitu akhlak dan syariah. Pesan - pesan keagamaan dalam kategori akhlak ialah (Memberi bukan Mengharap, Rahasia Mengaji di Bulan Romadhan, Orang yang Sulit Tidur Padahal Bergelimang Harta, Keagamaan dan Pemahaman, Lailatul Qadar jangan Hanya di Cari di Tiang-tiang Masjid, Kunci sukses, dan Membalas Perlakuan Buruk Orang lain). dan Pesan-pesan keagamaan kategori syariah ialah (Menikahi mantan Menantu, Pentingnya Memahami Waktu Niat dan Awal Puasa, Puasa Jalan Tapi Sholat bolong, Tarawih Kilat, dan Wudhu dan kosmetik).
</description>
<dc:date>2025-07-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/405">
<title>Dakwah Rahmatan Lil ‘Alamin KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy Melalui Media Digital</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/405</link>
<description>Dakwah Rahmatan Lil ‘Alamin KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy Melalui Media Digital
Khozainullah, Muhammad
Penelitian ini bertujuan Untuk Mendeskripsikan dakwah Rahmatan Lil ‘Alamin KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy melalui Media Digital dan Untuk Mendeskripsikan faktor pendukung serta penghambat dakwah Rahmatan Lil ‘Alamin KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy Melalui Media Digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penilitan lapangan (Field Research) dengan pendekatan kualitatif. Simpulan dari penelitian ini adalah pendekatan dakwah Rahmatan Lil ‘Alamin yang dijalankan oleh KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy sebagai model dakwah kontemporer yang tetap berlandaskan pada nilai-nilai tradisi pesantren. Melalui pemanfaatan media digital seperti YouTube (S3 TV), Instagram, TikTok, dan WhatsApp, Kiai Azaim berhasil menyampaikan pesan-pesan keislaman yang menekankan kasih sayang, toleransi, semangat kebangsaan, serta aktualisasi nilai-nilai Islam dalam masyarakat yang majemuk. Dakwah beliau bersifat solutif dan menghindari pendekatan konfrontatif, sehingga relevan dengan kondisi sosial budaya masyarakat Indonesia masa kini. Faktor pendukung keberhasilan dakwah ini antara lain kredibilitas pribadi, kemampuan berkomunikasi yang efektif, dan penggunaan media digital yang tepat sasaran. Meski demikian, terdapat tantangan seperti potensi multitafsir dan sifat media digital yang tidak abadi. Dengan memadukan inovasi teknologi dan kebijaksanaan pesantren, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy menjadi representasi nyata dari dakwah Islam yang damai, inklusif, dan kontekstual di era digital.
</description>
<dc:date>2025-07-04T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/404">
<title>Strategi Komunikasi Organisasi Ubudiyah Pesantren dalam Mengawal Kedisiplinan Shalat Berjamaah Santri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/404</link>
<description>Strategi Komunikasi Organisasi Ubudiyah Pesantren dalam Mengawal Kedisiplinan Shalat Berjamaah Santri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo
Rifansyah, Rizal
Kekhasan di pondok pesantren adalah kepatuhan dan ketaatan santri terhadap berbagai peraturan dan tata tertib yang berlaku bisa disebut dengan sebuah cerminan kedisiplinan. Kedisiplinan dapat dibentuk melalui sebuah pembiasaan, termasuk salah satunya yaitu pembiasaan salat berjamaah. Dari masalah yang dihadapi selama ini, dalam rangka mengawal kedisiplinan santri yaitu seperti yang terjadi pada sebagian santri yang masih terbawa perasaan malas dengan alasan setelah liburan punya kebiasaan di rumah yang menunda waktu salat bahkan sampai jarang melakukan Shalat jamaah mulai dari salat wajib dan alasan lelah karena padatnya kegiatan yang dilakukan, maka penting bagi pihak pondok pesantren khususnya organisasi Ubudiyah Pesantren dan pengurus lainnya dalam meningkatkan strategi komunikasi yang digunakan untuk mengawal kedisiplinan Shalat berjamaah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus serta menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi yang dilakukan di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Hasil dari analisis data yang diperoleh menunjukkan bahwa: strategi komunikasi yang digunakan dalam mengawal kedisiplinan Shalat berjamaah di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo adalah sistem komunikasi garis instruksi, dan sistem komunikasi organisasi garis koordinasi. Walaupun yang paling menonjol dalam pelaksanaannya adalah sistem komunikasi organisasi garis koordinasi. strategi komunikasi ini bertujuan untuk mengawal kedisiplinan Shalat berjamaah santri di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukrejo Situbondo
</description>
<dc:date>2025-08-06T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/403">
<title>Makna Komunikasi Simbolik Tarian Sufi di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/403</link>
<description>Makna Komunikasi Simbolik Tarian Sufi di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo
Ahsanul Faiz, Muhammad
Penelitian ini membahas makna komunikasi simbolik tarian sufi di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif dengan menggunakan pendekatan Studi Kasus. tarian sufi adalah Tarian Sufi biasa disebut Sema merupakan sebuah seni dalam tarian sakral yang dilakukan sebagian Sufi atau Darwis dalam menjalani jalan ketuhanan untuk mendapatkan ketenangan, kedamaian dan keharmonisan jiwa. Pada konteksnya penelitian ini, membahas seputar suatu gambaran utuh dalam sebuah praktik kesenian Islami dengan menggunakan kata-kata yang sistematis agar mudah untuk dipahami secara komprehensif. Pendekatan tersebut adalah tujuan untuk lebih mengetahui terhadap data atau informasi secara mendalam terhadap tarian sufi yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Tarian Sufi yang direpresentasikan merupakan tarian mistikal yang erat dengan makna spiritual dari beberapa lambang lambang yang terdapat dalam prosesi tarian sufi yang dilakukan seperti, posisi menengadahkan Kedua Tangan ke atas sebagai sebuah simbol dari sebuah Do’a, serta posisi tangan menyilang di dada simbol dari rasa malu.
</description>
<dc:date>2025-07-04T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
