<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/23">
<title>Undergraduate Theses</title>
<link>https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/23</link>
<description>Koleksi Skripsi Mahasiswa Program Sarjana (S1)</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/913"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/912"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/911"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/910"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-06-17T14:15:24Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/913">
<title>Hubungan antara Self-Esteem dengan Kecenderungan Body Dysmorphic Disorder (BDD) pada Remaja Akhir di SMA Ibrahimy 2 Sukorejo</title>
<link>https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/913</link>
<description>Hubungan antara Self-Esteem dengan Kecenderungan Body Dysmorphic Disorder (BDD) pada Remaja Akhir di SMA Ibrahimy 2 Sukorejo
Al-Aluf, Farah Adilah
Self-esteem didefinisikan sebagai persepsi individu terhadap nilai dirinya, yang mencakup perasaan penghargaan terhadap diri sendiri dan keyakinan terhadap kemampuan pribadi. Sementara itu, Body Dysmorphic Disorder (BDD) merupakan gangguan mental yang ditandai dengan kekhawatiran berlebihan terhadap penampilan fisik, khususnya pada kekurangan yang tidak nyata atau sangat kecil, sehingga menimbulkan penderitaan emosional dan perilaku kompulsif. Remaja akhir, yang dalam konteks penelitian ini berada pada rentang usia 17–18 tahun, merupakan tahap perkembangan kritis yang ditandai oleh meningkatnya kesadaran terhadap citra tubuh dan tekanan sosial mengenai standar kecantikan. Pada masa ini, individu cenderung lebih rentan mengalami ketidakpuasan terhadap penampilan fisik, sehingga berisiko mengalami kecenderungan BDD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dan kecenderungan Body Dysmorphic Disorder (BDD) pada remaja akhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 257 siswi kelas XI yang dipilih secara acak dari beberapa kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner tertutup yang didistribusikan secara luring (offline). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-esteem dan kecenderungan BDD (r = -0,880, p &lt; 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat self-esteem seseorang, semakin rendah kecenderungan terhadap BDD, dan sebaliknya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara selfesteem dan kecenderungan BDD pada remaja akhir.
</description>
<dc:date>2025-08-07T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/912">
<title>Hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan Penyesuaian Diri Santri Baru Pondok Pesantren Nurul Ulum Mertak Tombok Lombok Tengah</title>
<link>https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/912</link>
<description>Hubungan antara Kecerdasan Emosi dengan Penyesuaian Diri Santri Baru Pondok Pesantren Nurul Ulum Mertak Tombok Lombok Tengah
Asrori, Muhammad
Berkaitan dengan penyesuaian diri remaja erat kaitannya dengan kecerdasan emosi, dapat dilihat dari bagaimana individu mampu memberi kesan yang baik tentang dirinya, serta mampu mengungkapkan emosi dengan baik, dapat mengendalikan perasaan serta mampu mengungkapkan perasan emosinya sesuai dengan kondisi yang sedang dihadapi sehingga kondisi dirinya dan lingkungan dapat berjalan dengan efektif, didalam proses penyesuain diri ada beberapa hal yang mempengaruhi seperti keamampuan individu untuk mengekspresikan emosi secara tepat tanpa merugikan orang lain atau masyarakat sekitar dimana individu tinggal, yang dimna kecerdasan emosi adalah proses yang mencakup kemampuan individu dalam membedakan dan menanggapi dengan tepat suasana hati, beragamnya tempramen, motivasi dan hasrat pribadi yang lebih menekankan pada aspek kognisi atau pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kecerdasan emosi dengan penyesuaian diri santri baru pondok pesantren Nurul Ulum Mertak Tombok Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan design penelitian berupa korelasional. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah semua santri baru Madrasah Aliyah Nurul Ulum Mertak Tombok Lombok Tengah yang berjumlah 112 dari populasi yang berjumlah 112 orang dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Penelitian ini menggunakan skala kecerdasan emosi dan skala penyesuaian diri. Analisis hasil penelitian ini menggunakan Regresi linear sederhana. Hasil penelitian pada santri baru Pondok Pesantren Nurul Ulum Mertak Tombok Lombok Tengah menunjukkan bahwa variabel kecerdasan emosi dengan penyesuaian diri memiliki hubungan yang signifikan, yang dimana kecerdasan emosi memiliki kontribusi sebesar 27,2% terhadap penyesuain diri santri baru, yang dimana semakin baik kecerdasan emosi santri baru maka semakin baik pula penyesuaian diri santri baru di lingkungan pesantren.
</description>
<dc:date>2025-08-22T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/911">
<title>Hubungan Gaya Belajar dengan Performansi Akademik Siswi SMA Ibrahimy 2 Sukorejo</title>
<link>https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/911</link>
<description>Hubungan Gaya Belajar dengan Performansi Akademik Siswi SMA Ibrahimy 2 Sukorejo
Ramadani, Fitri Ayu
Gaya belajar yaitu cara seseorang menegelolah informasi yang individu dapatkan didalam proses belajar maupaum diluar prorses belajar.sedankan untuk mengetahui sejauh mana seseorang mengimplementasikan gaya belajar tersebut dapat dilihat dari performa akademinya. Desain penelitian yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan tehnik purposive sapling di SMA Ibrahmy 2 Sukorejo. Dengan jumlah sampel 144 responden kela XI IPA yang memilih matematika minat. kesimpulan dari penelitian ini adalah didapatkan hasil P = 0,270 yaitu terjadi ketimpangan antara variabel 1 dan variabel 2 namun walaupun begitu gaya belajar tetap merupkan hal penting dalam segala elemen kehidupan untuk mengelolah infirmsai atau menyerap informasi.
</description>
<dc:date>2025-07-29T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/910">
<title>Pengembangan Media Pembelajaran melalui Pop Up Book dalam Meningkatkan Kemampuan Mufrodat Siswa Kelas IV MI Raudlatut Thalibin Klampokan Panji Situbondo Tahun Pelajaran 2024-2025</title>
<link>https://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/910</link>
<description>Pengembangan Media Pembelajaran melalui Pop Up Book dalam Meningkatkan Kemampuan Mufrodat Siswa Kelas IV MI Raudlatut Thalibin Klampokan Panji Situbondo Tahun Pelajaran 2024-2025
Munawaroh, Syarifatul
Pop up Book mufrodat merupakan salah satu buku ajar yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan mufrodat. Buku ajar ini yang dapat mengatasi tidak adanya ketersediaan buku ajar yang dapat menunjang pada pembelajaran bahasa Arab pada materi mufrodat untuk siswa kelas IV MI Raudlatut Thalibin Klampokan Panji Situbondo. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan media pembelajaran melalui Pop up Book dalam meningkatkan mufrodat siswa kelas IV MI Raudlatut Thalibin Klampokan Panji Situbondo (2) mengetahui keefektifan media pembelajaran Pop up Book dalam meningkatkan mufrodat siswa kelas IV MI Raudlatut Thalibin Klampokan Panji Situbondo &#13;
Penelitian ini berjenis penelitian R&amp;D dengan menggunakan model Borg and gall. Tahapan yang digunakan adalah 1) potensi &amp; masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) revisi desain, 6) ujicoba skala kecil, 7) revisi produk, 8) ujicoba skala besar, 9) revisi produk. Instrument pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, angket, dan tes. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis Uji-T. &#13;
Media Pop up Book yang dikembangkan dalam penelitian ini mendapatkan kategori “sangat layak” dan “layak” dengan perolehan nilai. 83% dari ahli media, 72% dari ahli bahasa. 78% dari hasil responden guru. 91,1% hasil dari responden 20 siswa. &#13;
Untuk mengetahui apakah ada kefektifan dalam media Pop up Book ini, maka peneliti melakukan uji coba dengan pretest-posttest terhadap peserta didik melalui uji skala kecil dan uji sekala besar. Hasil rata-rata pretest uji sekala kecil dengan jumlah 10 siswa adalah Pretest 61,00 dan posttest menjadi 79,00. Kemudian peneliti melakukan uji skala besar dengan jumlah 20 siswa adalah Pretest 63,50 dan menjadi 83,00 pada Posstest. Dimana hal ini berarti menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta didik terhadap materi mufrodat dengan penggunaan media Pop up Book, sehingga dikatakan adanya kefektifan dalam hal ini.
</description>
<dc:date>2025-08-14T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
