<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Program Studi Psikologi</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/111</link>
<description>Koleksi Skripsi Mahasiswa Program Studi Psikologi Strata Satu (S1)</description>
<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 05:00:59 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-28T05:00:59Z</dc:date>
<item>
<title>Hubungan Stres dengan Premenstrual Syndrome Mahasiswi Psikologi Universitas Ibrahimy</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/456</link>
<description>Hubungan Stres dengan Premenstrual Syndrome Mahasiswi Psikologi Universitas Ibrahimy
Fajriatus S., Yuli
Stres sudah menjadi hal umum dikalangan mahasiswa saat ini, dikarenakan banyaknya tugas atau beban yang dia pikul semasa dia duduk dibangku perkuliahan. Stres adalah perasaan tertekan yang muncul ketika seseorang dipaksa melakukan suatu hal tidak sesuai dengan keinginannya, stres memiliki tingkatannya, antara lain: rendah, sedang, dan stres tinggi. Kebanyakan mahasiswa sudah pernah mengalami masa menstruasi. Sebelum masa menstruasi ini, sudah pasti ada gejala-gejala yang timbul, baik gejala fisik maupun psikologis yang disebut premenstrual syndrome (PMS). Salah satu faktor yang memperberat terjadinya PMS adalah stres. Selain itu banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi, contohnya: makanan yang dikonsumsi, kurang istirahat, jarang olah raga, dll. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Stres dengan Premenstrual Syndrome Mahasiswi Psikologi Universitas Ibrahimy. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelation. Populasi penelitian ini adalah mahasiswi Program Studi Psikologi Universitas Ibrahimy sebanyak 169 dengan sampel sebanyak 119 orang, dengan tehnik pengambilam sampel menggunakan tehnik non-probability sampling dengan tehnik quota sampling. Tehnik pengambilan data pada penelitian ini dengan menyebarkan skala menggunakan google form yang disebar melalui aplikasi WhatsApp. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara stres dengan premenstrual syndrome Mahasiswi Psikologi Universitas Ibrahimy dengan nilai signifikansi 0,023 (p
</description>
<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/456</guid>
<dc:date>2025-07-16T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Hubungan Regulasi diri dan Religiusitas dengan Resiliensi pada Santri Tahfidzul Qur’an Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/455</link>
<description>Hubungan Regulasi diri dan Religiusitas dengan Resiliensi pada Santri Tahfidzul Qur’an Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo
Syofiyulloh Asy Syafa, Khulda Alfin
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas kehidupan santri tahfidzul Qur‘an yang harus menghadapi berbagai tekanan, baik secara akademik, spiritual, maupun sosial. Tekanan tersebut menuntut adanya kemampuan adaptasi dan ketangguhan mental, atau yang disebut dengan resiliensi. Peneliti menduga bahwa dua faktor internal, yaitu regulasi diri dan religiusitas, berperan penting dalam membentuk resiliensi pada santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dan religiusitas dengan resiliensi, baik secara parsial maupun simultan. Lokasi penelitian dilakukan di Asrama Tahfidzul Qur‘an Pondok Pesantren Salafiyah Syafi‘iyah Sukorejo Situbondo dengan jumlah populasi sebanyak 205 santri. Sampel penelitian berjumlah 136 santri yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket dengan skala Likert. Skala resiliensi mengacu pada Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) yang terdiri dari 25 item, skala regulasi diri mengacu pada Self Regulation Questionnaire (SRQ) dari Miller dan Brown yang terdiri dari 31 item, dan skala religiusitas mengacu pada Islamic Behavioral Religiosity Scale (IBRS) yang dikembangkan oleh Abou Youssef dkk., yang terdiri dari 30 item. Validitas dan reliabilitas dari ketiga skala telah diuji dan memenuhi syarat penelitian psikologis. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda setelah melalui uji asumsi klasik, seperti uji normalitas, linieritas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara regulasi diri dan religiusitas dengan resiliensi, baik secara simultan maupun parsial. Nilai signifikansi untuk kedua variabel berada di bawah 0,05, yang berarti hipotesis diterima. Selain itu, hasil koefisien determinasi (R²) sebesar 0,181 menunjukkan bahwa 18,1% variasi dalam resiliensi dapat dijelaskan oleh regulasi diri dan religiusitas. Temuan ini memberikan implikasi bahwa penguatan aspek regulasi diri dan religiusitas dalam pembinaan santri tahfidz sangat penting untuk membentuk pribadi yang tangguh, berkomitmen, dan konsisten dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur‘an di tengah tantangan yang kompleks.
</description>
<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/455</guid>
<dc:date>2025-08-22T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Hubungan Antara Konsep diri dan Religiusitas dengan Motivasi Berprestasi Santri</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/454</link>
<description>Hubungan Antara Konsep diri dan Religiusitas dengan Motivasi Berprestasi Santri
Hakim, Luqman
iusitas dengan motivasi berprestasi santri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desaign penelitian berupa korelasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah santri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo yang berasrama di daerah I’dadiyah yang berusia 15-19 tahun yang berjumlah sebanyak 113 orang dari populasi yang dipakai peneliti sebanyak 160 orang dengan menggunakan teknik non probability sampling. Penelitian ini menggunakan skala konsep diri, skala religiusitas, dan skala motivasi berprestasi. Analisis hasil penelitian menggunakan mediation regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable konsep diri memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi berprestasi dan variable religiusitas dengan motivasi berprestasi memiliki hubungan yang signifikan.
</description>
<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/454</guid>
<dc:date>2025-08-22T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Hubungan Antara Rasa Syukur dan Dukungan Sosial dengan Kesejahteraan Psikologis pada Santri Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/452</link>
<description>Hubungan Antara Rasa Syukur dan Dukungan Sosial dengan Kesejahteraan Psikologis pada Santri Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo
Lintang Adzani, Muhammad Brian
Santri merupakan sebutan bagi individu yang sedang mempelajari ilmu agama islam di pondok pesantren dalam proses mempelajari ilmu agama islam santri diwajibkan menjalani berbagai aktivitas yang telah ditetapkan pesantren belum lagi seperangkat aturan yang mengekang para santri. Dalam menjalani aktivitas pendidikan di pesantren santri diharuskan mewujudkan suatu kondisi optimal yang disebut kesejahteraan psikologis yang didukung oleh rasa syukur dan dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji ada tidaknya hubungan antara rasa syukur dan dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis pada santri pondok pesantren salafifah syafi’iyah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah santri yang berasrama di daerah sunan muria yamg berjumlah sebanyak 113 orang santri dari populasi sebanyak 160 orang dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan skala rasa syukur GRAT teori Watkins, skala dukungan sosial The Social Provisions Scale Russel teori Cutrona, dan skala kesejahteraan psikologis yaitu Psychological Well-Being teori Ryff. Analisis hasil penelitian ini menggunakan Regresi Linier Berganda. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variable rasa syukur dan dukungan sosial secara simultan memiliki hubungan signifikan dengan kesejahteraan psikologis pada santri salafiyah syafi’iyah.
</description>
<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/452</guid>
<dc:date>2025-08-29T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
