<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Program Studi Akuntansi Syariah</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/42</link>
<description>Koleksi Skripsi Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah Strata Satu (S1)</description>
<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 19:46:15 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-30T19:46:15Z</dc:date>
<item>
<title>Pengaruh Kecukupan Modal dan Ukuran Perusahaan terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Industri Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2021-2023</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/607</link>
<description>Pengaruh Kecukupan Modal dan Ukuran Perusahaan terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Industri Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2021-2023
Sholihah, Shofidatus
Melihat perkembangan bisnis saat ini yang semakin tinggi, perusahaan harus bisa meningkatkan profitabilitasnya agar mampu memperoleh kepercayaan dari masyarakat maupun investor. Salah satu yang dapat meningkatkan profitabilitas yaitu dengan mempunyai modal yang cukup agar bisa meningkatkan kapasitas produksinya serta memiliki ukuran perusahaan yang besar agar bisa masuk ke pasar modal sehingga akan lebih mudah memperoleh modal.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh atau tidak kecukupan modal dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada perusahaan industri manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan selama 3 periode. Jumlah populasi sebanyak 903 perusahaan. Sampel penelitian yang diperoleh sebanyak 22 perusahaan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh simultan dan parsial antara variabel independent terhadap variabel dependen. Untuk uji hipotesis menggunakan uji (T), uji koefisien determinasi (R2 ) dan uji simultan (F).&#13;
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, menunjukkan hasil bahwa kecukupan modal berpengaruh signifikan terhadap variabel profitabilitas dengan nilai sig. 0,000 &lt; 0,05. Sedangkan pada variabel ukuran perusahaan menunjukkan tidak adanya pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai sig. 0,461 &gt; 0,05. Dan nilai uji R2 sebesar 0,215, yang berarti kecukupan modal dan ukuran perusahaan hanya dapat menjelaskan 21,5% terhadap variabel profitabilitas. 78,5% sisanya dijelaskan oleh faktor lain yang tidak dijelaskan dalam model regresi yang diperoleh. Dan hasil analisa secara simultan menunjukkan nilai sig. 0,000 &lt; 0,05 yang artinya kecukupan modal dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.
</description>
<pubDate>Wed, 30 Jul 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/607</guid>
<dc:date>2025-07-30T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Pelaporan Keuangan Pondok Pesantren berdasarkan Pedoman Akuntansi Pesantren</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/606</link>
<description>Analisis Pelaporan Keuangan Pondok Pesantren berdasarkan Pedoman Akuntansi Pesantren
Muti'ah, Labibatul
Penyempurnaan terhadap proses penyusunan laporan keuangan yang sederhana menjadi laporan keuangan yang berkualitas serta sesuai dengan akuntansi pesantren yaitu mempunyai tujuan untuk mengetahui perihal penyempurnaan penyusunan laporan keuangan pesantren dengan aturan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI) bersama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sebagai acuan dalam proses penyusunan laporan keuangan pesantren. Pondok pesantren adalah sebuah lembaga pendidikan yang islami dengan sistem asrama. Sebuah pesantren yang maju memiliki potensi yang kuat sebagai salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi dalam bentuk peningkatan produksi barang dan jasa serta mencetak kaderisasi sumber daya manusia yang kompeten. Salah satu caranya adalah dengan mempunyai laporan keuangan yang telah disusun berdasarkan pedoman akuntansi pesantren. Dan permasalahan yang terjadi pada yayasan pondok pesantren Madinatul Ulum 2 Jember yaitu sumber daya manusia yang paham akan ilmu tata cara penyusunan laporan keuangan pesantren yang sesuai dengan pedoman pesantren. Dalam hal mematuhi peraturan yang berlaku yayasan pondok pesantren Madinatul Ulum 2 Jember tidak melaporkan laporan keuangan yang sesuai dengan pedoman akuntansi pesantren. Pada Mei 2018 pedoman akuntansi pesantren telah menetapkan pemberlakuan sebuah proses pencatatan dan penyusunan laporan keuangan pesantren sesuai standar akuntansi pesantren. Komponen dalam pedoman akuntansi pesantren mencakup laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Dari hasil penelitian ini tidak menunjukkan bahwasanya yayasan pondok pesantren Madinatul Ulum 2 Jember belum menerapkan komponen pedoman akuntansi pesantren dalam proses penyusunan laporan keuangan pesantren melainkan hanya penerimaan dan pengeluaran kas saja yang dilaporkan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. enelitian ini di laksanakan di Yayasan pondok pesantren Madinatul Ulum 2 Jember sebagai salah satu pondok pesantren yang terletak di Kabupaten Jember.
</description>
<pubDate>Sat, 23 Aug 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/606</guid>
<dc:date>2025-08-23T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Akuntansi Pembiayaan Mudharabah Berdasarkan PSAK 105 di BMT Maslahah Lil Ummah Sukowono Jember</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/604</link>
<description>Analisis Akuntansi Pembiayaan Mudharabah Berdasarkan PSAK 105 di BMT Maslahah Lil Ummah Sukowono Jember
Halimah, Nurul
Indonesia sebagai negara penduduk muslim terbesar di dunia memiliki potensi besar dalam pengembangan system keuangan syariah. Namun, dibalik pesatnya pertumbuhan sektor keuangan syariah yang ada saat ini, lembaga keuangan syariah justru lebih memilih memberikan pembiayaan yang berbasis non bagi hasil seperti murabahah ketimbang pembiayaan berbasis bagi hasil seperti mudharabah, dibanding mudharabah, akad murabahah masih mendominasi hingga 60% pada produk perbankan syariah di Indonesia. Untuk jenis pembiayaan murabahah mencapai 40,887 milyar sementara untuk pembiayaan mudharabah hanya 8,767 milyar. Mudharabah merupakan akad kerja sama usaha antara pemilik dana dengan pengelola dana dimana keuntungan dibagi sesuai nisbah yang disepakati, sedagkan kerugian di tanggung pemilik modal (shahibul maal) selama kerugian itu bukan akibat kelalaian pengelola (mudharib).Seandainya kerugian itu diakibatkan karena kecurangan atau kelalaian si pengelola (mudharib), maka mudharib harus bertanggung jawab bagi mereka yang memiliki banyak harta akan lebih mudah dalam memenuhi kebutuhannya, tetapi sebaliknya bagi yang memiliki sedikit harta akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya dan bagi mereka yang tidak dapat memproduktifkan suatu usaha, yaitu bisnis dengan bagi hasil, PSAK 105 ditetapkan untuk entitas yang malakukan transaksi mudharabah baik sebagai pemilik dana ataupun pengelola dana. Namun PSAK 105 tidak mencakup pengatura perlakuan akuntansi atas obligasi syariah (sukuk) yang pengelola dana PSAK 105 mengatur perlakuan akuntansi untuk transaksi mudharabah baik bagi pemilik dana maupun pengelola dana, PSAK 105 ini mencangkup pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan transaksi mudharabah. Ruang lingkup berlaku untuk pemilik dana maupun pengelola dana.&#13;
Berdasarkan hal tersebut penelitian berfokus pada permasalahan tentang: Bagaimana perlakuan akuntansi pembiayaan mudharabah di BMT Maslahah Lil Ummah Sukowono Jember.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif sedangakan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan, data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data menggunakan tiga metode yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan adalah redukasi data, penyajian data, dan kesimpulan.&#13;
Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa akuntansi pembiayaan mudharabah, dalam perlakuan akuntansi pembiayaan mudharabah terdapat tahapan-tahapan dalam melakukan pengakuan pembiayaan mudharabah yakni, pengakuan investasi, pengakuan kerugian, pengakuan keuntungan, pengukuran, pengungkapan, dan penyajian.
</description>
<pubDate>Wed, 30 Jul 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/604</guid>
<dc:date>2025-07-30T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Perbedaan Kinerja Keuangan Bank Konvensional dan Bank Syariah yang Telah Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2022-2024</title>
<link>http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/603</link>
<description>Analisis Perbedaan Kinerja Keuangan Bank Konvensional dan Bank Syariah yang Telah Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2022-2024
Lutfiah, Ana
Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang perbankan menimbulkan kesalahpahaman terhadap perbedaan antara bank konvensional dan bank syariah. Adanya perbedaan prinsip antara bank konvensional dan bank syariah dapat mempengaruhi kinerja keuangan di setiap perbankan. Kinerja bank merupakan bagian dari kinerja bank secara keseluruhan. Performance bank secara keseluruhan adalah gambaran prestasi yang telah dicapai bank dalam operasionalnya, baik menyangkut aspek keuangan, menghimpun dana, menyalurkan dana, dan teknologi maupun sumber daya manusia. bank konvensional adalah bank yang menjalankan kegiatan usaha secara konvensional sedangkan bank syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tardapat tidaknya perbedaan kinerja keuangan antara bank konvensional dan bank syariah dengan menggunakan rasio Return On Asset (ROA), Loan to Deposits Ratio (LDR), Non-Performing Loan (NPL), Debt to Asset Ratio (DAR). Metode yang diambil pada penelitian ini adalah bersifat kuantitatif dengan menggunakan data skunder yang berupa laporan tahunan yang di upload oleh pihak perusahaan yang menjadi sampel pada penelitian ini. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan teknik purposive sampling. Hasil uji yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Uji Deskriptif, Uji Normalitas, Uji Wilcoxon dan Uji Idependent sampel t-test. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, menunjukkan hasil bahwa antara bank konvensional dan bank syariah pada rasio NPL dan DAR terdapat perbedaan yang signifikan. Sedangkan pada rasio ROA dan LDR tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Namun jika dilihat dengan mengumpulkan semua data kinerja keuangan, disimpulkan bahwa bank konvensional sedikit lebih unggul dari bank syariah.
</description>
<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/603</guid>
<dc:date>2025-08-27T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
