Korelasi Regulasi diri dengan Motivasi Penyelesaian Hafalan Al-Qur’an Santri Tahfidz di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo
Abstract
Menghafal Al-Qur’an tidak semudah yang kita bayangkan tidak hanya proses kognitif tetapi perlu juga adanya regulasi diri yang positif. Di Asrama Tahfidzul Qur’an Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo terdapat sebuah fenomena kurangnya regulasi diri dan motivasi dalam menyelesaiakan hafalan Al Qur’an. Hal ini tentu menganggu terhadap proses penyelesaian hafalan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional.Tujuan penelitian ini untuk menguji secara statistik korelasi regulasi diri dengan motivasi penyelesaian hafalan Al-Qur’an santri tahfidz Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo. Lokasi penelitian dilakukan di Asrama Tahfidzul Qur’an Podok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo dengan populasi sebesar 650 santri Asrama Tahfidzul Qur’an dan didapatkan sampel sebanyak 248 santri dengan teknik Purposive Sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuisoner. Metode analisis yang digunakan adalah uji normalitas dan uji linerialitas, serta uji korelasi sebagai uji hipotesis. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi diri memiliki korelasi yang positif dengan motivasi penyelesaian hafalan Al-Qur’an, baik itu secara simultan ataupun secara parsial yaitu dengan nilai taraf signifikansi yang memiliki besaran < 0,05 dari hasil koefisien pun menunjukkan bahwa regulasi diri dengan motivasi penyelesaian hafalan Al- Qur’an nilai Pearson Correlation diperoleh hasil sebesar 0,432 yang mengindikasikan bahwa dua variabel tergolong dalam korelasi sedang.
