Show simple item record

dc.contributor.authorNastiar
dc.date.accessioned2026-01-08T07:38:41Z
dc.date.available2026-01-08T07:38:41Z
dc.date.issued2025-07-01
dc.identifier.urihttp://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/376
dc.description.abstractKemajuan teknologi saat ini dapat dilihat sebagai peluang oleh para pengusaha dalam dunia bisnis. Taman ujung soekasada dibangun oleh raja Karangasem yang terakhir (1890-1945), nama asli raja Karangasem ialah I Gusti Bagus Jelantik. Berdasarkan observasi yang dilakukan di lokasi, orang-orang sangat mudah mengakses terkait berbagai wisata di dunia ini melalui media sosial. Namun, khusus nya di bali yaitu taman ujung soekasada terkait pemerintah daerah dan masyarakat kurang tanggapnya terhadap pemasaran wisata taman ujung soekasada. Studi ini bertujuan guna mengetahui bagaimana strategi pemasaran syari’ah melalui media sosial pada Taman Ujung Soekasada dalam meningkatkan perekonomian daerah. Metode dalam studi ini menerapkan pendekatan kualitatif. Hasil dari studi ini yaitu strategi pemasaran syariah yang digunakan di Taman Ujung tercermin dalam karakteristik realistis dan humanistis. Kesimpulan dan saran, yaitu meskipun pemanfaatan media sosial sudah diakui krusial, perlu adanya evaluasi dan penguatan strategi pemasaran media sosialen_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherIbrahimy libraryen_US
dc.subjectStrategi pemasaran, Sosial Media, Taman Ujung Soekasada.en_US
dc.titleStrategi Pemasaran Wisata Taman Ujung Soekasada melalui Media Sosial dalam Meningkatkan Perekonomian Daerah (Studi Kasus Taman Ujung Soekasada, Tumbu, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali)en_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record