Implemintasi Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Loyalitas Pelanggan di Jasa Ekspedisi Si Express Kangean (Studi Kasus Jasa Ekspedisi Si Express Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep)
Abstract
Si Express merupakan perusahaan jasa ekspedisi yang banyak digunakan oleh masyarat kangean. Diantara indikator yang menjadi Si Express banyak digunakan Karena Si Express memberikan banyak kemudahan bagi pelanggan. Selain itu juga Si Express sangat memperhatikan pelayanannya kepada pelanggan, dengan cara tidak membedakan pelanggan, Semua pelanggan memperoleh pelayanan yang sama. Si Express juga bertanggung jawab ketika terjadi masalah dengan cara memberi kompensasi, pembebasan ongkos kirim, sebagai bentuk tanggung jawab dan menjaga kepercayaan pelanggan. Fokus penelitian ini adalah bagaimana implementasi etika bisnis islam dalam meningkatkan loyalitas pelanggan di jasa ekspedisi si express kangean sumenep dan apa saja faktor pendukung dan penghambat implemitasi etika bisnis islam dalam meningkatkan loyalitas pelanggan di jasa ekspedisi si express kangean. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dukumentasi. Kemudian teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu: reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implemintasi etika bisnis islam dalam meningkatkan loyalitas pelanggan di jasa ekspedisi Si Express kangean sudah menerapkan prinsip etika bisnis islam seperti: prinsip tauhid, keadilan, kehendak bebas, amanah, dan jujur. Beberapa prinsip ini diterapkan oleh Si Express guna untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Faktor pendukung implemintasi etika bisnis islam dalam meningkat loyalitas pelanggan yaitu keterlibatan karyawan dan kurir lokal mempermudah operasional di lapangan, juga membangun kedekatan emosional antara perusahaan dan pelanggan. Sedangkan faktor penghambat yang pertama adalah interaksi dengan pelanggan yang sulit dihadapi dapat menguji kesabaran dan profesionalisme karyawan maupun kurir. Kedua, ketidakteraturan dalam sistem pembayaran. Ketiga, ketidak pastian harga.
