| dc.description.abstract | Pondok pesantren adalah tempat para santri pelajar yakni seorang yang berkeinginan mendalami ilmu agama. Suksesnya para santri ini tergantung dari para pengurus pesantren dalam berkomunikasi dengan para santri sebagai upaya mengarahkan dan memberikan pendidikan. Penelitian ini untuk mengetahui pola komunikasi Pengurus Pesantren dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Jannah An-Nur Desa Darek Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa bentuk komunikasi, pertama pola komunikasi primer yaitu pengurus memberikan contoh budaya hidup bersih dan rapi serta berakhlakul karimah seperti merapikan sendal dan meyapu halaman. Kedua, pola komunikasi linier yaitu teguran dan peringatan kepada santri yang lalai dalam melaksanakan tanggung jawab, ketiga pola komunikasi sirkuler-interpersonal yaitu menindak santri yang bermasalah dengan menasehati dan memotivasi, serta terciptanya pola komunikasi bintang yang terjalin secara berulang - ulang. Dan terdapat beberapa kendala Pengurus Pesantren dalam meningkatkan kedisiplinan santri diantaranya pertama, kesibukan Pengurus Pesantren yang berbenturan dengan kegiatan wajib Pesantren (kendala teknis), kedua, Santri yang sulit beradaptasi di Pondok Pesantren (kendala psikologis) dan ketiga, kurangnya partisipasi para wali santri dalam hal kedisiplinan para santri ketika liburan (kendala ekologis). | en_US |