Show simple item record

dc.contributor.authorQuromah, Mursyidul
dc.date.accessioned2026-01-09T14:36:00Z
dc.date.available2026-01-09T14:36:00Z
dc.date.issued2025-08-15
dc.identifier.urihttp://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/423
dc.description.abstractIndonesia akan terus melakukan kerjasama multipihak baik secara nasional dan internasional dalam menangani pandemi COVID-19 untuk menguatkan pencapaian target-target Agenda 2030. Ini semua dilakukan meskipun menghadapi berbagai tantangan seperti perlunya orkestrasi seluruh upaya pencapaian target TPB/SDGs secara inklusif dari tingkat nasional hingga daerah, kebutuhan tata kelola kelembagaan, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Selain itu, dari segi pembiayaan pelaksanaan SDGs, melalui peta Jalan SDGs sebelum pandemi telah dihitung estimasi kebutuhan pembiayaan yang cukup tinggi yaitu sebesar Rp 14.108 trililiun. Pandemi mengakkibatkan kekurangan pembiayaan untuk pelaksanaan TPB/SDGs menjadi semakin lebar. Sementara itu, penerimaan pajak dan berbagai sumber penerimaan lainnya mengalami penurunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penilitan lapangan (Field Research) dengan pendekatan kualitatif. Implementasi SDG’s Indonesia dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Sukorejo Bangsalsari Jember sampai ke tingkat desa, termasuk di Desa Sukorejo. Berbagai pelatihan dan program peningkatan kualitas hidup telah dilakukan, namun masih menghadapi kendala seperti kurangnya koordinasi, belum meratanya partisipasi warga, dan minimnya evaluasi program. Menurut teori pembangunan berkelanjutan dan dalam kesejahteraan masyarakat, pengelolaan kesejahteraan masyarakat akan berhasil jika dilakukan secara kolaboratif, dan dievaluasi secara berkala. Peningkatan kualitas sumber daya manusi akan tercapai jika semua warga dilibatkan secara aktif dan program dirancang sesuai kondisi desa. Penerapan kesejahteraan masyarakat secara berkala di Kampung SDG’s desa Sukorejo Bangsalsari Jember menunjukkan sinergi antara pembangunan ekonomi dan pembentukan karakter masyarakat yang bersinergi secara kolektif dengan tujuan pembangunan desa. Sebagai salah satu kampung percontohan dalam program Kampung SDGs, Desa Sukorejo berhasil mengintegrasikan prinsip-prinsip seperti, amanah, keadilan, larangan eksploitasi, dan kepedulian sosial ke dalam kegiatan kewirausahaan dan pelatihan kerja. Pendekatan berbasis komunitas dan budaya lokal yang melibatkan pemerintah desa, tokoh agama, serta masyarakat secara luas, menciptakan model pembangunan desa yang partisipatif, berkarakter, dan berkelanjutan. Dengan demikian, Desa Sukorejo tidak hanya membangun ekonomi warganya, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial yang menciptakan keseimbangan antara duniawi dan ukhrawi.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherIbrahimy libraryen_US
dc.subjectImplementasi, SDGs, Kesejahteraan Masyarakat.en_US
dc.titleImplementasi Sustainable Development Goals (SDG’s) Indonesia dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Kampung SDG’s Indonesia Desa Sukorejo Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jemberen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record