Show simple item record

dc.contributor.authorKhoir Nailul, Ta’tika
dc.date.accessioned2026-01-09T14:36:35Z
dc.date.available2026-01-09T14:36:35Z
dc.date.issued2025-08-31
dc.identifier.urihttp://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/428
dc.description.abstractManajemen Produksi Syari’ah ialah salah satu dari bagian organisasi yang memiliki tanggung jawab dalam kegiatan produksi dan jasa. Produktivitas merupakan pengukuran secara keseluruhan dari kuantitas dan kualitas barang atau jasa yang dihasilkan karyawan ataupun mesin dan bahan baku sumber daya sebagai input. Hasil survey di pabrik air P2S2 berawal dari kualitas air seperti bau tanah dan belum bisa memenuhi keinginan masyarakat sehingga masyarakat menduga pabrik tersebut sudah tidak beroprasional kembali. Tujuannya untuk mendiskripsikan bagaimana implementasi Manajemen Produksi Syari’ah dalam meningkatkan Produktivitas produksi air minum dalam kemasan (AMDK) P2S2 CV. Hafas Situbondo. Begitu juga dengan CV. Hafas Situbondo dalam menerapkan Manajemen Produksi Syari’ah dalam meningkatkan Produktivitas kedepannya. Agar terkendali dan tujuan perusahaan tercapai dengan maksimal sesuai dengan yang diinginkan industri. Berdasarkan hal ini penelitian tersebut lebih fokus kepada bagaimana implementasi Manajemen Produksi Syari’ah dalam meningkatkan Produktivitas produksi air minum dalam kemasan (AMDK) P2S2 CV. Hafas Situbondo?, serta apa faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan produktivitas produksi air minum dalam kemasan (AMDK) P2S2 CV. Hafas Situbondo?. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif jenis field research (penelitian lapangan) dan jenis penelitian yang digunakan berupa studi kasus. Karena selain datanya berupa data kualitatif kata-katanya juga berupa kalimat informatif yang diperoleh melalui instrumen wawancara, dianalisis secara deskripsi untuk mengungkap kasus yang ada di Pabrik Air P2S2 CV. Hafas Situbondo, Latar Belakang, Realita, dan Interaksi Yang Terjadi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya pimpinan dan karyawan sudah menerapkan beberapa prinsip-prinsip produksi di Pabrik Air P2S2 CV. Hafas Situbondo seperti kegiatan produksi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yaitu pabrik ini sudah memenuhi kebutuhan para santri dan masyarakat di sekitar pondok pesantren, akan tetapi orientasi dan target produksi belum sesuai dengan yang diinginkan industri, faktor pendukung dan penghambat, faktor pendukungnya ialah para pimpinan dan karyawan memiliki keahlian pada masing-masing bidang sehingga mempermudah dalam operasional perusahaan serta pemberian kompensasi oleh perusahaan berupa sistem borongan sehingga bisa menambah terhadap upah karyawan. Sedangkan faktor penghambat yaitu keadaan yang tidak menentu seperti kerusakan mesin, tempat yang tidak mendukung, dan gudang yang kecil.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherIbrahimy libraryen_US
dc.subjectManajemen Produksi Syari’ah, dan Produktivitas.en_US
dc.titleImplementasi Manajemen Produksi Syari’ah dalam Meningkatkan Produktivitas Produksi Air Minum dalam Kemasan (AMDK) P2S2 CV. HAFAS Situbundoen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record