Hubungan Teman Sebaya dan Friendship dengan Kenakalan Remaja di MTs Islamiyah Wongsorejo Banyuwangi
Abstract
Kenakalan remaja (Juvenile Deliquency) merupakan bentuk pelampiasan masalah yang diwujudkan melalui tindakan menyimpang oleh kalangan remaja. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya kenakalan remaja. Diantaranya, yaitu faktor dari teman sebaya. Teman sebaya dapat menjadi faktor utama dalam mendorong perilaku menyimpang maupun perkembangan kecenderungan kriminal pada remaja. Selain faktor dari teman sebaya friendship atau persahabatan juga menjadi salah satu faktor terjadinya kenakalan remaja. Sahabat sering kali menjadi figur yang sangat dekat dengan remaja setelah teman sebaya, bahkan dalam banyak kasus memiliki pengaruh yang lebih kuat secara emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teman sebaya dan friendship terhadap kenakalan remaja di MTs Islamiyah Wongsorejo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan sampel klaster. Instrumen yang digunakan adalah skala teman sebaya, skala friendship, dan skala kenakalan remaja. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Berdasarkan analisis, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,000 < 0,05 dan 0,000 < 0,05 yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan. Berdasarkan hasil dari sumbangan efektif menunjukkan bahwa kontribusi teman sebaya dan friendship terhadap kenakalan remaja sebanyak 29,6% yang artinya terdapat 70,4% faktor lain yang dapat mempengaruhi kenakalan remaja.
