Hubungan Antara Rasa Syukur dan Dukungan Sosial dengan Kesejahteraan Psikologis pada Santri Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo
Abstract
Santri merupakan sebutan bagi individu yang sedang mempelajari ilmu agama islam di pondok pesantren dalam proses mempelajari ilmu agama islam santri diwajibkan menjalani berbagai aktivitas yang telah ditetapkan pesantren belum lagi seperangkat aturan yang mengekang para santri. Dalam menjalani aktivitas pendidikan di pesantren santri diharuskan mewujudkan suatu kondisi optimal yang disebut kesejahteraan psikologis yang didukung oleh rasa syukur dan dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji ada tidaknya hubungan antara rasa syukur dan dukungan sosial dengan kesejahteraan psikologis pada santri pondok pesantren salafifah syafi’iyah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah santri yang berasrama di daerah sunan muria yamg berjumlah sebanyak 113 orang santri dari populasi sebanyak 160 orang dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan skala rasa syukur GRAT teori Watkins, skala dukungan sosial The Social Provisions Scale Russel teori Cutrona, dan skala kesejahteraan psikologis yaitu Psychological Well-Being teori Ryff. Analisis hasil penelitian ini menggunakan Regresi Linier Berganda. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variable rasa syukur dan dukungan sosial secara simultan memiliki hubungan signifikan dengan kesejahteraan psikologis pada santri salafiyah syafi’iyah.
