Strategi Pelayanan Islami dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen (Studi Kasus Angkringan Pak Haji Tanah Bumbu Kalimantan Selatan)
Abstract
Peneliti meneliti ditempat angkringan pak haji dikarenakan tempatnya yang sangat begitu ramai oleh konsumen tidak pernah sepi apalagi sudah malam minggu konsumen sampai membeludak dan juga tidak kebagian fasilitas yang disediakan dan disana menggunakan sistem pelayanan Islami. Angkringan pak haji mimiliki konsumen yang terus berdatangan dari berbagai penjuru untuk menikmati suasana mini cafe bersifat outdoor dengan keindahan alam terbukanya kalimantan yang masih mendominasi alami angkringan pak haji juga mampu bersaing dengan usaha yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pelayanan Islami dan apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kepuasan konsumen diangkringan pak haji Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Dari paparan data masalah yang terjadi peneliti memfokuskan pada dua rumusan masalah yaitu (1) Bagaimana strategi pelayanan Islami dalam meningkatkan kepuasan konsumen di angkringan pak haji Tanah Bumbu Kalimantan Selatan? (2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat strategi pelayanan Islami dalam meningkatkan kepuasan konsumen di angkringan pak haji Tanah Bumbu kalimantan Selatan? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data yang dikumpulkan peneliti meliputi data primer dan sekunder. Sumber data yang diperoleh dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan tringulasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa strategi pelayanan yang diterapkan di angkringan pak haji menggunakan strategi pelayanan diantaranya kemampuan berkomunikasi, pengetahuan, keterampilan, mengelola menu bahan makanan. Sikap senyum menghargai, jujur, tidak lupa akhirat, tidak menipu, rendah hati. Penampilan sesuai dengan syariat Islam, rapi sekaligus bersih. Perhatian mendengarkan, menyambut, tidak mengabaikan. Tindakan ucapan terima kasih, kebutuhan pelanggan, merespons keluhan, menjaga kebersihan dan kerapian tempat. Tanggung jawab mengganti bakaran yang gosong, tidak menambah biaya, konsisten dalam pelayanan, menjalankan tugas. Faktor pendukung adalah kualitas pelayanan, harga, kualitas produk, emosional, biaya dan sarana prasarana. Faktor penghambat adalah cuaca, karyawan baru, dan fasilitas pada masa event.
