Upaya Meningkatkan Literasi Numerasi Siswa melalui Model Problem Based Learning (PBL) pada Mata Pelajaran Matematika di SMP Ibrahimy 3
Abstract
Rendahnya tingkat kemampuan literasi numerasi menjadi persoalan yang sangat penting untuk perkembangan pendidikan. literasi numerasi adalah kemampuan seseorang dalam menganalisa suatu masalah kontekstual secara kritis dengan mengimplementasikan angka, simbol dan konsep matematika guna memecahkan masalah yang sedang dianalisa. Perlu adanya solusi untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi yang dimiliki oleh siswa, Problem Based Learning (PBL) merupakan suatu model yang dapat digunakan sebagai alternatif penyelesaian untuk meningkatkan literasi numerasi siswa. Tujuan penelitian ini ialah meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa melalui model Problem Based Learning (PBL) pada siswa SMP. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart yang dilakukan sebanyak 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, tindakan dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah 58 siswa kelas VIII C SMP Ibrahimy 3. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah: observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan ialah menggunakan data kuantitatif deskriptif dengan menggunakan statistika deskriptif dengan uji paired sample test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil tes siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I ialah 70,5% meningkat pada siklus II menjadi 98,5%. Hasil tes pada siklus I yang tuntas ialah 39 siswa (67,2%) dengan rata-rata nilai 74,26, mengalami peningkatan pada siklus II yang tuntas 52 siswa (89,6%) dengan rata-rata nilai 79,86. Sedangkan hasil uji paired sample test diperoleh nilai Sig. uji adalah 0,000 (Sig < 0,05), disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat menjadi alternatif dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi numerasi yang dimiliki oleh siswa.
