Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pengembangan Karakter Religius di SMA Negeri 1 Asembagus Situbondo
Abstract
Pendidikan tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia. Di tengah tantangan era modern yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan krisis moral, pendidikan karakter, terutama karakter religius menjadi semakin penting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam pengembangan pendidikan karakter religius di SMAN 1 Asembagus serta mengetahui dampak implementasinya terhadap siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan aktif sebagai pemimpin, manajer, inovator, administrator, supervisor, dan pendidik dalam menanamkan nilai-nilai religius. Program-program seperti tadarus pagi, shalat berjamaah, kegiatan tahfidz, dan safari Ramadan menjadi strategi utama dalam membentuk karakter siswa. Dampaknya terlihat dari perubahan positif perilaku siswa, seperti meningkatnya kedisiplinan ibadah, kesopanan, dan kepedulian sosial. Meski demikian, tantangan seperti kurangnya pembiasaan di rumah, pengaruh media sosial, dan motivasi internal siswa menjadi hambatan yang perlu diatasi secara kolaboratif oleh sekolah, keluarga, dan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang visioner dan konsisten menjadi kunci keberhasilan dalam pembentukan karakter religius siswa.
