Pengaruh Kelengkapan Barang terhadap Minat Beli Konsumen (Studi Kasus Unit Swalayan UD.ASSYARIF Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo)
Abstract
Kelengkapan barang merupakan proses pengadaan barang-barang yang sesuai dengan bisnis yang dijalani di toko tersebut untuk disediakan dalam toko pada jumlah tertentu, waktu dan harga yang sesuai untuk mencapai sasaran toko atau perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengumpulan data yang dilakukan dengan mengisi angket penelitian yang diberikan kepada 60 responden yang ada di Asrama pusat putri dan teknis analisis yang digunakan adalah uji pra analisis regresi, mengetahui kolerasi dan koefisien deteterminasi, uji t dan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil uji hipotesis diketahui bahwa kelengkapan barang (X) berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen (Y) Hal ini ditunjukkan nilai t hitung lebih besar dari t tabel 3,549>1,672. Nilai koefisien korelasi (R =0,422), menunjukkan adanya korelasi positif antara variabel. Sedangkan, nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen (X) dapat menjelaskan variasi pada variabel dependen (Y) sebesar 17,8% sementara sisanya 83,2% dapat dijelaskan oleh faktor lain. Kemudian, uji mutlak diketahui nilai thitung 3.549 > ttabel 1,672 .Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya kelengkapan barang (X) berpengaruh terhadap minat beli konsumen (Y) pada koperasi UD.Assyarif Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.
