| dc.description.abstract | Manajemen adalah suatu keadaan timbal balik, berusaha supaya menaati peraturan yang telah ada. Sumber daya insani merupakan suatu proses menagani banyak masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajerdan tenaga kerja lainnya untuk bisa menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan mencapai tujuan. Kualitas pelayanan merupakan titik setral bagi perusahaan karena mempengaruhi kepuasan konsumen dan akan muncul apabila kualitas pelayanan yang diberikan dengan baik. Tour & Travel Haji dan Umroh KBIHU Al-Multazam Jember merupakan perusahaan yang menyediakan layanan jamaah Haji maupun Umroh dengan pelayanan yang baik. Dalam skripsi ini peneliti membahas tentang (1) Bagaimana implementasi manajemen sumber daya insani dalam meningkatkan kualitas pelayanan? Dan (2) apa saja factor penghambat dan pendukung implementasi manajemen sumber daya insani dalam meningkatkan kualitas pelayanan? penelitian ini berbentuk penelitian lapangan atau menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunkaan metode pengumpulan data berupa (interview) wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan Teknik analisis data berupa reduksi (pengurangan data),display (penyajian data), dan verifikasi (kesimpulan). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi manajemen sumber daya insani dalam meningkatkan kualitas pelayanan ,Tour & Travel Haji dan Umroh KBIHU Al-Multazam Jember adalah menggunakan sumber daya manusia yaitu: rekrutmen, seleksi, pelatihan, pengembangan, dan pelatihan. Sumber daya insani antara lain: pertama Siddiq (benar dan jujur). Kedua, Amanah (terpercaya dan bertanggung jawab). Ketiga Fathanah (cerdas). Keempat Tabligh (transparan). Kualitas pelayanan menggunakan lima dimensi yaitu: Wujud (Tangible), Keandalan (Reability), Ketanggapan (Responsiveness), Jaminan (Assurance), Empaty (Emphaty) Dan factor pendukungnya Kiai yang terlibat langsung dalam pendampingan manasik haji sekaligus pemberangkatan Haji dan Umroh, Karyawan yang berkompeten dan disiplin dalam melakukan pelayanan. Sedangkan factor penghambatnya adalah Pelatihan yang kadang tidak kondusif karena banyaknya jamaah yang memimpin hanya satu orang yang berakibat Rasio SDM yang ada kurang optimal. | en_US |