Analisis Perbedaan Harga Saham Sebelum dan Sesudah Pengumuman Monkey Pox pada Perusahaan Yang Terindek di Indek Saham Syari’ah Indonesia (ISSI) Analisis Perbedaan Harga Saham Sebelum dan Sesudah Pengumuman Monkey Pox pada Perusahaan yang Terindek di Indek Saham Syari’ah Indonesia (ISSI)
Abstract
Kegiatan ekonomi telah menjadi suatu kegiatan utama manusia dalam memenuhi segala kebutuhan hidup, dalam hal ini pasar modal menjadi wadah untuk masyarakat yang ingin memperoleh dana melalui pasar modal, perkembangan pasar modal sendiri menjadi alternatif yang paling banyak diminati oleh investor untuk menanamkan modalnya di pasar modal dan memiliki keuntungan yang besar seperti halnya Harga saham, akan tetapi juga memiliki resiko yang besar juga seperti covid19 dan selain covid-19 ada juga wabah yang baru diumumkan kembali wabah cacar monyet (monkey pox) pada 17 agustus 2024, terdapat kasus 88 yang terkena pandemi tersebut. Penelitian ini dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI) khususnya pada perusahaan yang ter indek di Indek Saham Syariah Indonesia (ISSI). Dan dapat di akses melalui link resmi BEI yakni www.idx.co.id bertujuan untuk mengetahui analisis perbedaan harga saham sebelum dan sesudah pengumuman monkey pox. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pereusahaan yang ada di ISSI, sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 24 perusahaan. Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan ketentuan 7 hari sebelum dan sesudah pengumuman monkey pox. Analisis data menggunakan uji paired sampel t-test untuk data yang normal dan sibantu dengan SPSS 16 for windows. Pada hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap harga saham sebelum dan sesudah pengumuman cacar monyet monkey pox bahwa nilai signifikasinya < 0,05 yaitu 0,028 dengan ini menerima hipotesis yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan terhadap harga saham sebelum dan sesudah pengumuman pandemi tersebut.
