View Item 
    •   Home
    • Dissertations and Theses
    • Undergraduate Theses
    • Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
    • Program Studi Hukum Keluarga Islam
    • View Item
    •   Home
    • Dissertations and Theses
    • Undergraduate Theses
    • Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
    • Program Studi Hukum Keluarga Islam
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Tradisi Beseang dalam Perceraian Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Pajangan, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah)

    Thumbnail
    View/Open
    Full Teks (13.55Mb)
    Date
    2025-08-02
    Author
    Rahman, Fathur
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Perceraian adalah langkah terakhir yang paling urgen untuk mengakhiri ikatan pernikahan bagi pasangan suami-istri. Akibat pemutusan perkawinan tersebut berasal dari pihak suami ataupun istri dengan beberapa pertimbangan dan dasar yang jelas. Sedangkan pada masyarakat suku Sasak lombok khususnya di Desa pajangan dikenal suatu istilah perceraian yaitu, beseang. Sementara adapun yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah tentang bagaimana praktik tradisi beseang dalam perceraian yang terdapat di Desa Pajangan Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah, serta bagaimana tinjauan hukum Islam terkait tradisi beseang tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Peneliti dalam hal ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya peneliti menganalisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menemukan beberapa proses yang dijalani dalam tradisi beseang. Pertama, musyawarah keluarga dan turut hadir juga para tokoh di tempat tersebut. Kedua, pengantaran kembali mantan istri ke rumah orang tuanya dengan baik-baik disertai dengan pemberitahuan bahwa anaknya sudah diceraikan. Ketiga, adanya kesepakatan lisan dari kedua belah pihak bahwa mereka telah bercerai. Kemudian tradisi beseang ini di hukumi sah (terjadi) secara hukum Islam, dikarenakan dalam tradisi ini sudah memenuhi syarat dan rukunrukun yang ada di dalamnya.
    URI
    http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/665
    Collections
    • Program Studi Hukum Keluarga Islam

    Ibrahimy Library copyright © 2024 
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Ibrahimy Library copyright © 2024 
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV