| dc.description.abstract | Salah satu pendidikan yang terlama di Indonesia yakni pesantren. Pesantren termasuk pendidikan tradisional Islam yang sangat lama berkembang dan mengakar di Indonesia. Salah satu cirinya adalah identik dengan pembelajaran kitab kuning. Para santri, utamanya yang mau belajar membaca kitab kuning, merasa sangat kesusahan dalam mempelajari membaca kitab kuning karena belum memahami tentang tempat-tempat berhenti lalu diberi makna, sehingga dalam penelitian ini dilakukan pengembangan kitab Taqrib sebagai media bahan ajar menggunakan model kolom. Dan diadakannya penelitian ini untuk mengembangkan bahan ajar yang lebih menarik bagi santri. Dalam penelitian ini dirumuskan beberapa masalah, di antaranya bagaimana desain bahan ajar kitab ميسر في علم الفقه dalam pembelajaran baca kitab untuk meningkatkan pemahaman qiroah santri kelas pasca Amtsilati Asrama E Pondok Pesantren Ngalah? Pengembangan ini dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model 4D, dan penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara, dan angket. Populasi yang digunakan penelitian ini adalah kelas pasca Amtsilati Asrama E Pondok Pesantren Ngalah yang berjumlah empat belas orang santri. Penelitian ini menunjukkan kelayakan bahan ajar kitab میسر الفقه علم telah divalidasi oleh ahli fikih, ahli media, dan ahli bahasa. Hasil penelitian dari ahli media dengan persentase 84%, ahli bahasa dengan persentase 80%, dan dari ahli fikih dengan persentase 90%. Dari penghitungan analisis uji t di atas dapat menunjukkan bahwa t hitung (4,839) lebih besar dari t tabel (2,064), maka Ha diterima dan Ho ditolak. | en_US |