| dc.description.abstract | Talking stick merupakan metode yang digunakan oleh guru dengan tujuan untuk mendorong keberanian siswa dalam mengemukakan pendapatnya. Talking stick disini digunakan untuk menuntut siswa agar aktif dalam mengikuti pembelajaran mulai dari mengemukakan pendapat, bertanya kepada guru, menanggapi jawaban teman, dan lain sebagainya. Menurut hasil observasi peneliti di SMP Swasta Al-Muthohhirin bahwa masih banyak siswa yang belum aktif dalam mengikuti pembelajaran, hal ini dapat disebabkan dengan belum pahamnya siswa terhadap materi yang dipelajari sehingga Ketika diadakannya evaluasi siswa belum siap dan menyebabkan hasil belajar siswa turun. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Swasta AlMuthohhirin dengan menerapkan metode talking stick. Jenis penelitian yang peneliti lakukan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun yang menjadi subjek dan objek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Swasta AlMuthohhirin dengan jumlah 25 siswa, diantaranya terdiri dari 10 laki-laki dan 15 perempuan. Instrument penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah berupa lembar observasi dan soal tes. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya metode talking stick. Hal ini menunjukkan bahwa keaktifan belajar pada siklus I siswa mulai aktif mengikuti proses kegiatan pembelajaran yaitu 61.6%. pada siklus II siswa sudah banyak yang aktif mengikuti pembelajaran, dengan perolehan nilai sebesar 76.7%. Adapun hasil belajar siswa pada siklus I yaitu dengan presentase ketuntasan sebanyak 56% dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 44%, pada siklus II presentase ketuntasan sebanyak 88% dan siswa yang tidak tuntas sebanayak 12%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan metode Talking Stick dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. | en_US |