Peran Guru dalam Pembinaan Ritual Solat Fardu melalui Buku Panduan Kaifa Tusholly: Studi Kasus di SMP Plus Fityani Kelas VIII Pujon-Malang Tahun Pelajaran 2024–2025
Abstract
Peran guru dalam pembinaan ritual sholat fardu melalui buku panduan kaifa tusholly merupakan peranan guru dalam pembelajaran guna melatih siswa agar lebih baik dalam kualitas sholatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan penerapan buku panduan kaifa tusholly dalam pembinaan ritual sholat fardu, 2) untuk mendeskripsikan peran guru dalam pembinaan ritual sholat fardu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya peneliti melakukan keabsahan data dengan model uji kredibilitas meningkatkan ketekunan dalam penelitian. Analisis data, yaitu reduksi data, display dan kesimpulan. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kaifa tusholly, peserta didik kelas VIII. Hasil penelitian ini adalah Dalam penerapan buku panduan kaifa tusholly dalam pembinaan ritual sholat fardu melalui buku panduan kaifa tusholly memiliki tiga tahapan, diantara tahapan tersebut adalah:1). Tahapan membaca materi, 2). Tahapan menghafal materi, 3). Tahapan setoran hafalan materi. Dalam pembinaan sholat yang dilakukan oleh guru SMP Plus Fityani, dalam hal ini guru tidak hanya berperan sebagai pengajar bahkan lebih dari sekedar pengajar, dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pendidik guru memiliki banyak peran diantaranya:1). guru sebagai pengelola kelas, 2). guru sebagai demonstrator, 3). guru sebagai mediator, 4). guru sebagai fasilitator, 5). guru sebagai evaluator 6). guru sebagai motivator.
