Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Peningkatan Nilai-Nilai Religius Siswa di SMPN 2 Asembagus Situbondo Tahun Pelajaran 2024-2025
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam peningkatan nilai-nilai religius siswa di SMPN 2 Asembagus Tahun Pelajaran 2024–2025. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena merosotnya nilai religius siswa yang tercermin dari perilaku ibadah yang kurang tertib, rendahnya pemahaman keagamaan, serta lemahnya akhlak peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter keagamaan siswa melalui berbagai pendekatan dan metode pembelajaran, baik di dalam maupun di luar kelas.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru PAI, kepala sekolah, serta beberapa siswa SMPN 2 Asembagus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh guru PAI dalam meningkatkan nilai-nilai religius meliputi: penggunaan melalui kombinasi strategi ekspositori, inkuiri, kontekstual, dan berbasis masalah, guru tidak hanya menyampaikan materi secara kognitif, tetapi juga membentuk aspek afektif dan psikomotorik siswa, pembelajaran di musholla, pembiasaan doa, hafalan surat-surat pendek, praktik ibadah, serta kegiatan keagamaan seperti sholat duha dan dzuhur berjamaah, dzikir bersama, dan program kepesantrenan. Adapun faktor pendukung penerapan strategi ini meliputi: dukungan kepala sekolah, lingkungan sekolah yang religius, keterlibatan orang tua, serta adanya program keagamaan terstruktur. Sementara itu, faktor penghambatnya antara lain kurangnya motivasi siswa, latar belakang keluarga yang kurang mendukung, serta keterbatasan jam pelajaran PAI. Solusi yang diterapkan guru antara lain adalah pemberian hafalan, pembiasaan ibadah, serta penerapan aturan disiplin dalam pembelajaran.
