| dc.description.abstract | Dalam beberapa tahun terakhir ini berpikir kritis telah menjadi suatu istilah yang sangat populer dalam dunia pendidikan. Karena banyak alasan, para pendidik menjadi lebih tertarik untuk mengajarkan keterampilan berpikir dengan berbagai corak. Guru berperan sekali di dalam dunia pendidikan. Dengan adanya peran guru tentunya akan dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa, apalagi pada zaman ini dimana siswa harus lebih aktif salah satunya dengan berpikir kritis, disini guru dituntut bisa memberikan ide-ide terbarunya pada saat melakukan proses pembelajaran dengan baik. Tujuan dari penelitian ini ialah: 1) Untuk mendeskripsikan Peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII di MTs Ma’arif Bebandem Kabupaten Karangasem Provinsi Bali, 2) Untuk mendeskripsikan Faktor-faktor yang mendasari Peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII di MTs Ma’arif Bebandem Kabupaten Karangasem Provinsi Bali.
Penelitian tersebut merupakan penelitian lapangan yang menggunakan metode kualitatif yang menghasilkan fakta-fakta deskriptif berupa informasiinformasi yang diperoleh dari responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu observasi, wawancara, dokumentasi.
Hasil dari penelitian yang dilakukan di VIII di MTs Ma’arif Bebandem Kabupaten Karangasem Provinsi Bali dapat peneliti simpulkan bahwa: 1) Peran guru PAI dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di VIII di MTs Ma’arif Bebandem Kabupaten Karangasem Provinsi Bali sudah dilakukan dengan peran guru sebagai pengajar, pengelola kelas, sebagai motivator, dan sebagai evaluator.2) Faktor-faktor yang mendasari kemampuan berpikir kritis siswa di VIII di MTs Ma’arif Bebandem Kabupaten Karangasem Provinsi Bali yaitu faktor fisiologi, faktor psikologi, kemandirian belajar dan interaksi. | en_US |