| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya keluhan dari teman-teman yang sedang menghafalkan Al-Qur’an maupun yang sudah hatam. Mereka sangat kesulitan dalam menambah hafalan serta kesulitan dalam menjaga hafalan. Oleh karena itu, perlu ada suatu metode untuk bisa menambah serta mempertahankan hafalan yang telah mereka hafalkan sebelumnya. Yakni dengan menggunakan metode takrir dan tasmi’. Agar hafalan yang mereka hafalkan itu masih tetap terjaga.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat diambil rumusan masalah: (1) Bagaimana implementasi metode takrir dan tasmi’ dalam kemampuan menghafal Al-Qur’an. (2) Bagaimana kemampuan menghafal Al-Qur’an dengan implementasi metode takrir dan tasmi’. Berpijak pada rumusan masalah tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan implementasi metode takrir dan tasmi’ dalam kemampuan menghafal Al-Qur’an. (2) Untuk mengetahui kemampuan dalam menghafal Al-Qur’an dengan diterapkannya metode tersebut.
Dalam hal ini peneliti menggunakan penelitian Kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Proses implementasi metode takrir dan tasmi’ dalam menghafal Al-Qur’an di MIN 2 Situbondo telah berjalan dengan sangat baik, hal ini berdasarkan adanya realita bahwa proses menghafal Al-Qur’an menggunakan ke-dua metode tersebut. (2) Kemampuan dalam menghafal dengan menggunakan metode takrir dan tasmi’ sangat baik, siswa lebih semangat dan hafalan mulai terus bertambah. | en_US |