Show simple item record

dc.contributor.authorAbdillah, Ilzam Sidqi
dc.date.accessioned2026-09-02T08:49:14Z
dc.date.available2026-09-02T08:49:14Z
dc.date.issued2024-08-27
dc.identifier.urihttps://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/955
dc.description.abstractPendidikan berperan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dari segi spiritualitas, kecerdasan, dan keterampilan sebagai bekal untuk menjadi bangsa yang maju. Ketercapaian tingkat suatu mutu pendidikan apabila proses pembelajaran di dalam kelas benar-benar efektif dan mampu mencapai pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diharapkan terutama dalam memahami pelajaran matematika. Matematika menjadi Salah satu pelajaran yang dapat menunjang pada pelajaran yang lain. Akan tetapi Tantangan yang sering muncul adalah beberapa siswa mungkin kurang tertarik untuk mempelajari matematika. Mereka mungkin merasa bahwa matematika terlalu banyak mengandalkan rumus dan perhitungan yang kompleks, yang membuat mereka kurang termotivasi untuk belajar matematika, sehingga berdampak terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Oleh karenanya, penulis ingin memberikan suatu penawaran model pembelajaran matematika yang dapat diterapkan kepada siswa yakni model Problem Based Learning (PBL), bagaimana pengaruh atau dampak model pembelajaran tersebut terhadap hasil belajar matematika siswa dan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian mixed method dengan desain Concurrent triangulation strategy. Sampel populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Banyuputih. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Tes kemampuan berpikir kreatif dengan metode pre-test dan post-test, observasi kegiatan pembelajaran matematika, angket respon siswa, dan dokumentasi. Teknis analisis awal menggunakan uji normalitas dengan uji kolmogorov smirnov. Uji hipotesis menggunakan one sample t-test Berdasarkan hasil uji statistik one sample t-test atau uji satu sampel nilai thitung sebesar 11,589 dan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Sesuai dengan kriteria pengambilan keputusan jika nilai sig. (2-tailed) < 0,05 maka Ho ditolak, maka dari perolehan analisis didapat nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 dengan kesimpulan H0 ditolak dan H1 diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai tes sebelum dan sesudah penerapan model Problem Based Learning (PBL) berubah dan mengalami peningkatan dalam berpikir kreatif siswa. Penerapan model Problem Based Learning (PBL), kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi bangun datar mendapat respon yang baik dari siswa Rata-rata persentasi respon siswa terhadap pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) adalah 77%. Reaksi positif terhadap strategi pembelajaran yang diterapkan dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan menyelesaikan masalah siswa terhadap matematika terutama terhadap minat dan sikap siswa termasuk sangat baik.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherIbrahimy Libraryen_US
dc.subjectModel PBL, Berpikir kreatif, dan pemecahan masalah.en_US
dc.titleImplementasi Model Problem-Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Berpikir Kreatif Siswa SMP Kelas VII: Studi Kasus di SMPN 1 Banyuputihen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record