View Item 
    •   Home
    • Dissertations and Theses
    • Undergraduate Theses
    • Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
    • Program Studi Hukum Keluarga Islam
    • View Item
    •   Home
    • Dissertations and Theses
    • Undergraduate Theses
    • Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
    • Program Studi Hukum Keluarga Islam
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif terhadap Pertanggungjawaban Ahli Waris atas Utang Pewaris (Studi Kasus di Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep)

    Thumbnail
    View/Open
    Full Teks (3.223Mb)
    Date
    2025-08-15
    Author
    Ali Hayat, Abdullah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Persoalan warisan sangat penting dalam sosial dan hukum, baik di dunia maupun di Indonesia. Hukum warisan tidak hanya berkaitan dengan pembagian harta peninggalan pewaris kepada ahli waris, tetapi juga melibatkan penyelesaian berbagai kewajiban yang ditinggalkan oleh pewaris, terutama terkait dengan hutang-piutang. Terkadang harta yang ditinggalkan tidak mencukupi untuk melunasi hutang-hutang yang ditinggalkan oleh pewaris, salah satunya juga yang sering muncul dalam pembahasan mengenai warisan ini adalah pertanggung jawaban ahli waris atas hutang pewaris setelah pewaris meninggal dunia, sebagaimana ini sering terjadi dikalangan masyarakat, salah satunya masyarakat desa prenduan kecamatan pragaan kabupaten sumenep. Sehingga menarik kiranya pembahasan ini diangkat dalam penelitian. Ini menjadi penting karena terkait dengan bagaimana pertanggung jawaban ahli waris atas hutang pewaris dan bagaimana ketentuan hukum islam dan Hukum Positif mengenai tanggung jawab ahli waris di Desa Prenduan Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data terhadap objek masalah, yaitu pertanggung jawaban ahli waris atas hutang pewaris dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian teknis analisis data dalam penelitian ini menggunakan tahap reduksi data, penyajian data, pengambilan keputusan atau verifikasi, analisis dan yang terakhir kesimpulan. Dalam hasil penelitian di Desa Prenduan Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep, menurut sudut pandang hukum islam dan Hukum Positif ahli waris bertanggung jawab atas hutang yang ditinggalkan pewaris hanya sebatas harta yang ditinggalkan pewaris saja. Sebab dalam kasus ini harta pewaris tidak cukup untuk melunasi hutang pewaris, maka ahli waris tidak wajib bertanggung jawab. akan tetapi sudut pandang hukum islam sangat menganjurkan untuk melunasinya.
    URI
    http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/667
    Collections
    • Program Studi Hukum Keluarga Islam

    Ibrahimy Library copyright © 2024 
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Ibrahimy Library copyright © 2024 
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV