Pembentukan Karakter Religius Siswa di SMP Negeri 1 Banyuputih Tahun Pelajaran 2023/2024
Abstract
Pembentukan karakter religius merupakan proses integral dalam pengembangan individu yang mengedepankan nilai-nilai spiritual dan moral berdasarkan agama. Karakter religius di bangun melalui pendidikan formal, nonformal, serta lingkungan keluarga dan masyarakat yang konsisten dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan. Proses ini melibatkan internalisasi nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan rasa empati, yang semuanya berakar dari keyakinan dan praktik keagamaan. Pendidikan agama berperan penting dalam memperkuat keyakinan dan perilaku religius, dengan guru dan orang tua berfungsi sebagai teladan utama. Selain itu, ritual keagamaan, partisipasi dalam kegiatan ibadah, dan lingkungan sosial yang mendukung turut memperkokoh pembentukan karakter ini yakni pada karakter religius sholat dhuhur dan sholat dhuha di SMP Negeri 1 Banyuputih Kabupaten Situbondo.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif yaitu penelitian berusaha mengungkapkan suatu masalah sebagaimana adanya. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa data dilakukan penulis dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil Peneltian ini 1) Proses terbentuknya karakter religius siswa menunjukkan bahwa pembentukan karakter religius siswa di SMP Negeri 1 Banyuputih dengan adanya paksaan untuk terbiasa dan ada sudah terbiasa sehingga semakin tertanam, dan tidak ada permasalahan di dalamnya, 2) Faktor pendukung pembentukan karakter religius siswa di SMP Negeri 1 Banyuputih yaitu meliputi ajakan, dorongan, motivasi, nasehat, keteladanan guru PAI, perhatian orang tua, pendidikan guru ngaji, dukungan teman di sekolah dan tetangga rumah dan kegiatan ke-Islam-an meliputi pondok romadhan, isra‟ dan sholawatan.
