Pedagogical and Psychological Impact of Using Hand Puppet in Role-Play Method of Speaking Skill at MTsN 06
Abstract
Berbicara dianggap sebagai keterampilan yang digunakan khusus untuk komunikasi dan interaksi,terutama dalam berbicara, dengan fokus pada penggunaan boneka tangan dalam metode bermain peran. Denganmenggunakan boneka tangan, siswa merasa lebih termotivasi dan gembira di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak pedagogis dan psikologis dari penggunaan boneka tangan dalam metode bermain peran pada keterampilan berbicara di MTsN 06 Jember. Populasi penelitian terdiri dari 130 siswa, dan sampel mencakup 54 siswa (27 dari kelas eksperimen dan 27 dari kelas kontrol). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental, menggunakan pengukuran pre-test dan posttest. Peneliti membagi siswa menjadi dua kelas: kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Di kelas eksperimen, keterampilan berbicara diajarkan menggunakan boneka tangan, dan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui tes berbicara, yang dievaluasi menggunakan rubrik berbicara. Data kemudian dianalisis menggunakan rumus statistik uji-T. Hasil menunjukkan bahwa nilai t yang dihitung (5,645) lebih besar dari nilai t tabel (5,132), artinya hipotesis nol ditolak, dan hipotesis alternatif diterima. Temuan menunjukkan bahwa skor pasca-uji lebih tinggi daripada skor pra-uji. Hasil uji normalitas untuk skor berbicara pra-uji dan pasca-uji masing-masing adalah 72,37 dan 77,63, dan untuk skor kuesioner motivasi masing-masing adalah 21,55 dan kegembiraan masing-masing adalah 22,18. Kesimpulannya, penggunaan boneka tangan untuk keterampilan berbicara memberikan dampak positif pada siswa kelas tujuh di MTsN 06 Jember.
