Analisis Kandungan Logam Berat Timbal (PB) pada Ikan Sarden (Sardinella Longiceps) Kaleng di Supermarket Kabupaten Situbondo
Abstract
Ikan sarden kaleng merupakan salah satu produk pangan praktis yang banyak dikonsumsi masyarakat karena kandungan gizinya yang tinggi serta daya simpan yang lama. Namun demikian, produk ini berpotensi terkontaminasi logam berat, terutama timbal (Pb), baik yang berasal dari perairan tercemar maupun migrasi logam dari kemasan kaleng. Kontaminasi Pb pada pangan menjadi isu penting karena bersifat toksik dan dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan apabila dikonsumsi secara terus-menerus. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam berat timbal (Pb) pada ikan sarden (Sardinella longiceps) kaleng yang diperjualbelikan di supermarket Kabupaten Situbondo serta membandingkannya dengan ambang batas aman yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI) 7388:2009 yaitu 0,3 mg/kg. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni–Juli 2025 dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian terdiri atas enam produk ikan sarden kaleng yang diambil secara purposive dari dua supermarket besar di Kabupaten Situbondo. Analisis kandungan Pb dilakukan di Laboratorium UPT PMP2KP Banyuwangi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kadar timbal (Pb) pada ikan sarden kaleng di Supermarket 1 adalah 0,0368 mg/kg (sampel A), 0,0338 mg/kg (sampel B), dan 0,0314 mg/kg (sampel C). Sementara itu, pada Supermarket 2 kadar Pb sebesar 0,0719 mg/kg (sampel D), 0,0291 mg/kg (sampel E), dan 0,0313 mg/kg (sampel F). Seluruh hasil pengujian menunjukkan bahwa kadar Pb masih berada di bawah ambang batas aman SNI.
