View Item 
    •   DSpace Home
    • Dissertations and Theses
    • Undergraduate Theses
    • Fakultas Sains dan Teknologi
    • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Dissertations and Theses
    • Undergraduate Theses
    • Fakultas Sains dan Teknologi
    • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Aktivitas Antioksidan dan Fitokimia Teh Kombucha Rumput Laut (Eucheuma Cottonii) dengan Waktu Fermentasi yang Berbeda

    Thumbnail
    View/Open
    Full Teks (4.338Mb)
    Date
    2025-08-14
    Author
    Khuriyyatus Sa’adah, Lailia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kombucha merupakan minuman yang berfungsi untuk meningkatkan bakteri baik untuk tubuh yang kaya akan antioksdian. Minuman ini umumnya terbuat dari bahan utama berupa teh hitam, teh hijau atau teh oolong ditambahkan dengan rumput laut Eucheuma cottonii kemudian difermentasi selama beberapa hari. Rumput laut Eucheuma cottonii dikenal kaya akan senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, saponin dan alkaloid. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan variasi waktu fermentasi: P0 (tanpa fermentasi), P1 (6 hari), P2 (8 hari), P3 (10 hari) dan P4 (12 hari). Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dengan spektrofotometri UV-Vis, sedangkan skrining fitokimia dilakukan secara kualitatif terhadap senyawa flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu fermentasi berpengaruh nyata (p≤0,05) terhadap aktivitas antioksidan. Nilai tertinggi diperoleh pada P3 (10 hari) sebesar 40,37%, diikuti P4 (39,09%), P2 (38,55%), P1 (29,97%), dan P0 (8,67%). Uji fitokimia menunjukkan seluruh sampel positif mengandung flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid dengan intensitas yang bervariasi antarperlakuan. Lama fermentasi meningkatkan kadar flavonoid dan tanin hingga hari ke-10, kemudian cenderung menurun. Saponin terdeteksi stabil pada semua perlakuan, sedangkan alkaloid mengalami penurunan intensitas seiring fermentasi. Berdasarkan hasil tersebut, fermentasi selama 10 hari direkomendasikan sebagai waktu terbaik untuk menghasilkan kombucha rumput laut dengan aktivitas antioksidan optimal dan kandungan fitokimia yang tinggi.
    URI
    http://repository.ibrahimy.ac.id/handle/123456789/458
    Collections
    • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan

    Ibrahimy Library copyright © 2024 
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    Ibrahimy Library copyright © 2024 
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV